Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MA Futuhiyyah 2 Mranggen

Mranggen — MA Futuhiyyah 2 Mranggen menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat. Kegiatan tersebut diikuti oleh keluarga besar madrasah sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan Surat Al-Fatihah. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang disampaikan oleh Ibu Sri Aliyah, S.Pd., kemudian pembacaan tahlil oleh Bapak Zazin, S.Pd.

Memasuki acara sambutan, Ketua Panitia, Cahya Khoironi, menyampaikan sambutannya. Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan Kepala Madrasah, Bapak Choeron, S.Pd. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa Maulid Nabi merupakan momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW yang membawa kabar gembira bagi seluruh umat manusia.

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi pengingat agar umat Islam senantiasa mencintai Nabi Muhammad SAW dan memperbanyak membaca shalawat. Dengan bershalawat, umat Islam berharap mendapatkan kecintaan dan syafaat dari Rasulullah SAW.

Setelah sambutan, seluruh hadirin berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Adiba’ oleh grup rebana Syauqul Mubarok.

Acara inti berupa mauidhoh hasanah disampaikan oleh H. Hambali, S.Pd.I. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya meyakini keberkahan ilmu dan menghormati guru serta para kiai.

“Santri nggak percaya barokah, mending mundur jadi santri,” pesan beliau. Ia juga mengingatkan agar ilmu tidak hanya disimpan dalam pikiran, tetapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, niat mengamalkan ilmu dengan benar akan membawa keberkahan dan kemanfaatan.

H. Hambali juga menyampaikan pentingnya taat dan menghormati guru sebagai salah satu jalan memperoleh keberkahan ilmu. Ia mengibaratkan bahwa ilmu seharusnya “dikantongi di hati, bukan di saku”, karena saku digunakan untuk menyimpan harta, sedangkan ilmu harus tertanam dalam hati dan diwujudkan melalui amal.

Dalam tausiyahnya, beliau turut mengingatkan bahwa segala sesuatu yang ada di dunia berada dalam genggaman Allah SWT. Ilmu juga dinilai lebih utama daripada harta benda. Sebab, ketika seseorang memiliki harta, ia yang harus menjaganya, sedangkan ketika memiliki ilmu, ilmu tersebut justru menjadi penjaga bagi dirinya.

Peserta juga diajak untuk terus belajar sepanjang masa karena membaca merupakan salah satu jendela ilmu. Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya bersedekah karena sedekah dapat menjadi salah satu sebab datangnya pertolongan Allah dan menolak bala. Sedekah pun tidak harus menunggu seseorang menjadi kaya.

Di akhir tausiyah, H. Hambali mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memperbanyak shalawat dan mengingat nama Nabi Muhammad SAW. Pembacaan Maulid Adiba’ juga menjadi bagian penting dalam kegiatan karena di dalamnya terdapat kisah dan sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW yang dapat menjadi teladan bagi umat Islam.

Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MA Futuhiyyah 2 Mranggen kemudian ditutup dengan doa dan penutup. Diharapkan kegiatan tersebut dapat meningkatkan kecintaan seluruh keluarga besar madrasah kepada Nabi Muhammad SAW serta mendorong para santri untuk mengamalkan ilmu, menghormati guru, dan menjalani kehidupan dengan penuh keberkahan.

Kabar Sekolah Lainnya

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman
Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman