DEMAK, 21 Oktober 2025 – Madrasah Aliyah Futuhiyyah 2 Mranggen kembali menggelar acara tahunan. Maulid akbar, haul masyayikh, peringatan hari santri nasional, dan debat calon ketua-wakil OSIM MA Futuhiyyah 2 yang dilaksanakan sekaligus.
Acara diawali dengan penyampaian visi-misi dari setiap pasangan calon (paslon) ketua-wakil OSIM. Kemudian dilanjut sesi tanya jawab yang disampaikan oleh beberapa guru, yaitu Pak Harta, Pak Heru, Bu Sukimi, dan Bu Amik. Sesi ini menjadi momen penting bagi para siswa-siswi untuk mengetahui lebih dalam tentang program kerja serta komitmen para calon pemimpin OSIM.
Acara berikutnya adalah persembahan tari yang mengagumkan dari para siswi MA Futuhuyyah 2. Setelahnya, sampailah pada rangkaian acara. Acara yang pertama adalah pembukaan, yang dibuka dengan bacaan basmallah dan dipimpin oleh pembawa acara.
Acara yang kedua adalah pembacaan ayat suci al-qur’an dari salah seorang siswi. Selanjutnya, tahlil dan do’a yang dipimpin olek Pak Sholihin. Acara berikutnya adalah sambutan dari ketua panitia, Nurul Faizah (wakil ketua OSIM periode 2024/2025). Lalu dilanjut dengan sambutan kepala madrasah yang diwakilkan oleh Pak Choiron. Kemudian, menyanyikan hymne serta mars Madrasah Aliyah Futuhiyyah 2.
Dan sampailah pada acara yang ditunggu-tunggu oleh para siswa-siswi MA Futuhiyyah 2. Gebyar sholawat dari grup rebana ‘El-Balfa’, persembahan sholawatan dan pembacaan Diba’I sebagai peringatan maulud nabi oleh para anggota el-balfa.
Acara ke-8, sekaligus penghujung acara adalah mauidhoh hasanah dan do’a, oleh Al-Mukarom Bpk.Kyai Syairozi S.Pd. Beliau menyampaikan mauidhoh dengan luwes disertai beberapa candaan mengenai kehidupan pesantren. Tak heran jika para siswa-siswi tertarik untuk menyimak berbagai penjelasan dari Kyai Syairozi.
Beliau bahkah sempat menyanyikan sejumlah lagu berbahasa India yang sukses menerima pujian dan decak kagum para siswa-siswi. Beliau bahkan tidak segan-segan memberikan hadiah untuk para murid yang berani maju untuk menyanyikan lagu India berama beliau. “Neng Sumbawa tuku beras, sekolah neng MAF 2 insyaallah cerdas-cerdas!”. “Neng pondok kuwi nggolek ilmu, ora nggolek lemu!”. Itulah potongan pantun dan candaan Beliau yang berhasil mengundang gelak tawa para siswa-siswi MA Futuhiyyah 2. Setelah itu, acara ditutup dengan bacaan hamdallah. Para murid kembali ke kelas mereka untuk menikmati makan siang yang telah dipesan oleh masing-masing kelas sebelumnya.
Demikianlah rangakaian acara yang digelar oleh Madrasah Aliyah Futuhiyyah 2. Acara ini diharapkan dapat memperkuat tali silaturahmi antarwarga madrasah sekaligus menumbuhkan kepemimpinan dikalangan siswa. [Tim jurnalistik]






