Mranggen, 8 Oktober 2025 – Bidang Bimbingan Konseling (BK) Madrasah Aliyah Futuhiyyah 2 Mranggen kembali menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan berupa tes psikotes bagi seluruh peserta didik kelas X. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi konstruksi psikologis, potensi, serta minat dan bakat siswa sebagai bekal untuk mengembangkan diri selama menempuh pendidikan di madrasah.
Menurut Koordinator BK, Sukimi, S.Ag., kegiatan psikotes menjadi bagian penting dari program layanan BK di madrasah.
“Psikotes ini membantu kami mengenali karakter dan potensi setiap siswa secara mendalam. Hasilnya akan kami gunakan sebagai dasar penyusunan layanan bimbingan, serta untuk mengarahkan siswa dalam menentukan arah belajar dan pilihan karir.” Jelasnya.
Psikotes merupakan prosedur sistematis untuk mengukur dan mengevaluasi berbagai aspek psikologis seseorang. Tujuannya adalah untuk mengetahui bakat, minat, kemampuan, serta membantu mendeteksi masalah psikologis yang mungkin dihadapi individu.
Pelaksanaan psikotes berlangsung sekitar 90 menit. Para siswa-siswi diberikan lembaran soal yang terdiri atas soal kognitif dan nonkognitif. Soal kognitif meliputi kemampuan berpikir, daya tangkap, serta kapasitas intelektual secara umum. Sedangkan soal nonkognitif berhubungan dengan kepribadian dan sikap diri. Total terdapat tiga jenis lembar soal: soal kognitif berdurasi 15 menit, 15 menit, dan 30 menit, disesuaikan dengan karakteristik masing-masing bagian.
Sementara itu, soal nonkognitif diberikan tanpa batas waktu, dengan tujuan untuk mengetahui kondisi psikologis dan emosional siswa. Melalui tes ini, guru dan pihak madrasah dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kepribadian serta kecenderungan minat siswa.
Sebagai tindak lanjut, setiap siswa menerima sertifikat hasil psikotes yang berisi gambaran potensi diri, minat, dan kecendurangan bakat. Sertifikat ini diharapkan menjadi refleksi siswa dan orang tua untuk memahami pengembangan diri dan pilihan karir yang sesuai.
Adapun manfaat dari pelaksanaan psikotes ini antara lain membantu siswa untuk lebih memahami diri sendiri, mengenali bakat dan minat, menilai kemampuan serta karakter, menyusun rencana pembelajaran yang lebih efektif, dan memberikan panduan dalam menentukan arah serta pilihan karir di masa depan.
Pada akhirnya, pelaksanaan psikotes di Madrasah Aliyah Futuhiyyah 2 Mranggen menjadi bukti bahwa madrasah berbasis pesantren ini tidak hanya fokus pada bidang agama dan akademik, tetapi juga berorientasi pada pengembangan diri siswa secara menyeluruh. Psikotes menjadi bagian penting bagi guru dalam membantu proses pembelajaran, sekaligus sarana bagi siswa untuk mengenali kekuatan dan kelemahan diri mereka masing-masing.
Diharapkan kegiatan ini dapat membimbing dan memberdayakan setiap individu siswa, sehingga para peserta didik MA Futuhiyyah 2 mampu memahami potensi diri, mengasah kemampuan, dan tumbuh menjadi pribadi yang unggul dalam karakter, intelektual, serta spiritual.
Reporter: Tim Ekstrakurikuler Jurnalistik MA Futuhiyyah 2






