Info Madrasah
Minggu, 27 Nov 2022
  • Selamat Datang di Website MA Futuhiyyah-2 Mranggen

Asah Potensi Siswa, MA Futuhiyyah 2 Mranggen kirim Delegasi dalam GBQN IX Universitas Brawijaya Malang

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Kontingan MA Futuhiyyah 2 Mranggen Demak mengikuti gelaran Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional (GBQN) IX di Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur, pada 29 September hingga 2 Oktober 2022.

Pada Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional IX (CBQ IX) kali ini, pelaksanaan dilakukan secara tatap muka. Sebelumnya, dua tahun silam, ajang bergengsi perlombaan Qur’ani dan seni religi ini sempat diselenggarakan secara virtual karena pandemi.

“Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional adalah agenda Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Religi Universitas Brawijaya yang diadakan setiap tahun dan bertujuan untuk melahirkan seniman islami dan Qur’ani di seluruh Indonesia,” kata Muhammad Choeron, pembina dan ketua delegasi MA Futuhiyyah 2 Mranggen, Jumat (30/9/2022). 

Dengan mengusung tema ‘The Rise of Al-Qur’an and Islamic Culture Under the Lead of Intellectual Moslem Youth’, Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional ini diikuti oleh 1.623 peserta melalui 72 perguruan tinggi dan 134 sekolah/madrasah dari 15 provinsi di Indonesia.

“Ada sembilan kategori yang dilombakan dalam event ini, seperti Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Syahril Qur’an (MSQ), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Khattil Quran (MKQ), Musabaqah Karya Tulis ilmiah Al-Qur’an (MKTIA), Nasyid, Lailatul Qiroah serta Al Banjari,” tambah Pak Choe, sapaan akrabnya, yang juga Wakil Kepala Madrasah bidang Hubungan Masyarakat.

Pak Choe menyebutkan, kontingan MA Futuhiyyah 2 Mranggen mengikuti kategori Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) atas nama Muhammad Aqbilul Hikam (XE) dan Musabaqah Khattil Quran (MKQ) atas nama Siska Ismiyatur Rohmah (XII MIPA2) dan Faidhatul Maula Yasifa (XII MIPA3).

Pak Choe menambahkan, keikutsertaan siswa-siswi MAF2 dalam kompetisi Gebyar Qur’ani Nasional sebagai ajang untuk mengasah kemampuan bakat dan minat siswa juga untuk menambah pengalaman siswa MAF2 dalam berbagai ajang lomba.

“Mohon doa kepada semua civitas akademika MAF2, semoga meraih prestasi terbaik dalam ajang kompetisi Gebyar Qur’ani Brawijaya Nasional ini,” harapnya. 

 

Upacara pembukaan Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional IX dibuka pada Kamis (30/09/2022) di gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Direktorat Kemahasiswaan Universitas Brawijaya Prof Agung Pramana Wadih Marhendra.

Dikatakan, dalam Opening Ceremony GBQ IX UB diharapkan menjadi pendorong bagi setiap peserta yang hadir dalam event ini agar tidak hanya bersaing menuju prestasi namun juga mampu membangun sebuah karakter individu secara berkesinambungan, baik secara intelektual maupun secara rohani sehingga keduanya dapat memberikan kemanfaatan juga kontribusi positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kemandirian bangsa

Retno Widiastuti, M.Pd selaku pendamping, mengutip siaran pers panitia mengatakan acara Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional ini diharapkan mampu mengasah dan mengembangkan kemampuan siswa sehingga mendapatkan pengalaman dari kompetisi yang diikuti. Agenda ini dilaksanakan tidak hanya untuk melahirkan seniman dan juara namun juga individu yang berkarakter baik, berkontribusi positif demi kemajuan dan kemandirian Indonesia.

“GBQ IX UB hadir sebagai salah satu ajang kompetisi tingkat nasional seni Islami dan Qur’ani yang bertujuan untuk menciptakan peserta-peserta terbaik dalam menumbuhkan antusiasme, semangat religi melalui bentuk prestasi khususnya bagi para pelajar terutama siswa-siswi MA Futuhiyyah 2 Mranggen yang mengikuti kompetisi ini,” jelasnya.

Sementara, Pembina dan pembimbing Program Tahfidzul Qur’an, Nailul Muna Dza Zulfa, S.Ag yang ikut mendampingi mengatakan bahwa program unggulan Ta’limul Qur’an yang diantaranya Tahfidzul Qur’an di MA Futuhiyyah 2 Mranggen merupakan bentuk persiapan sedini mungkin bagi siswa untuk melatih diri pada ajang lomba.

“Event ini kita jadikan sebagai media pengetesan diri siswa-siswi, apakah sudah benar-benar siap atau masih grogi saat dilihat banyak orang,” ungkapnya.

Mewakili teman-teman yang mengikuti GBQN IX UB, Siska Ismiyatur Rohmah menyampaikan kegembiraanya dapat ikut serta dalam ajang kompetisi nasional ini. 

“Ya untuk mengasah kemampuan diri dan menambah pengalaman yang berharga dan bermanfaat untuk ke depannya, apapun hasilnya nanti,” pungkasnya. (bz)

Artikel ini memiliki

1 Komentar

Ahmad Noor
Minggu, 2 Okt 2022

MAF2 Jayaaaa

Balas

Beri Komentar