Info Madrasah
Minggu, 14 Agu 2022
  • Selamat di Website MA Futuhiyyah-2 Mranggen

Perkuat Karakter Siswa, MA Futuhiyyah 2 Mranggen Gelar Outbound LDK

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Suara gelak tawa riang bahagia terdengar dari sekelompok siswa-siswi MA Futuhiyyah 2 Mranggen Demak . Kelompok siswa-siswi tersebut sedang melakukan kegiatan dalam rangka Latihan Dasar Kepemimpinan atau LDK yang dikemas dalam kegiatan outbound setelah pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) tahun pelajaran 202-2022.

LDK merupakan suatu kegiatan yang disusun untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan. Kegiatan semacam ini memiliki banyak sekali manfaat. LDK MAF2 yang dikemas dengan kegiatan outbound dirancang untuk meningkatkan kedisiplinan, mengembangkan mental serta mempererat rasa persaudaraan antar siswa dan warga madrasah.

Seluruh siswa-siswi MA Futuhiyyah 2 Mranggen sejumlah 402 siswa-siswi dari kelas X dan XI serta 22 guru pendamping terlihat antusias mengikuti kegiatan outbound yang dilaksanakan oleh tim Prambanan Culture, pada Selasa (14/6/2022).

Tepat pukul 10.00 WIB, rombongan sebanyak 9 bus ini tiba di lokasi outbound yakni Pawon Bendoro  Jl. Palagan Tentara Pelajar No.KM 14.5, Balong, Donoharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tampak tim instruktur outbound yang dipimpin oleh Mas Mono dan Mas Salim segera menyapa mereka, dengan penuh semangat. Tidak menunggu lama, para siswa-siswi pun segera mengikuti yel-yel dan ragam permainan edukatif menuntut kosentrasi yang disajikan dengan penuh semangat pula.

Kepala Madrasah MA Futuhiyyah 2 Mranggen, H. Ahmad Faizurrahman Hanif, Lc yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada guru-guru pendamping dan tim instruktur yang meluangkan waktunya untuk membimbing siswa-sisiwi mengikuti outbound.

Lebih lanjut beliau menghimbau kepada seluruh peserta outbound untuk sungguh-sungguh mengikuti kegiatan tersebut. karena dengan kegiatan outbound seperti ini, siswa-siswi MAF2 akan dilatih bagaimana bekerjasama, melatih kekompakan, disiplin dan percaya diri.

“Dan yang paling penting, kalian harus senang riang gembira dan bahagia,” sambungnya.

Sementara, wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan Lukman Hakim, S.Ag mengatakan outbound menjadi kegiatan wajib bagi kelas X dan XI sebagai pengganti dari kegiatan LDK yang selama 2 tahun ini vakum karena pandemi Covid-19.

Kegiatan outbound ini sebagai salah satu sarana pembentukan karakter. Beberapa manfaat yang didapat dari kegiatan ini, yaitu: menumbuhkan kepercayaan diri (Self Confidence), membangun kerjasama (Team Building), mengembangkan kemampuan sosial, menghilangkan kejenuhan, menumbuhkan keberanian, melatih konsentrasi, sarana ekspresi, dan lain-lainnya.

“Kegiatan di luar ruangan seringkali mampu menambah gairah dan semangat belajar siswa,” ucapnya.

Senada dengannya, wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum Ahmad Rokhimin, S.Pi  menjelaskan kegiatan semacam ini dapat menghilangkan rasa jenuh dan bosan akibat kesibukan dan  kegiatan rutinitas belajar sehari-hari di lingkungan madrasah.

“Sengaja dilaksanakan di luar lingkungan madrasah, agar siswa lebih mengenal alam sekitar, memperkuat fisik serta sebagai penyegaran di sela-sela pembelajaran yang ketat di dalam lingkungan madrasah,” ungkapnya.

Selesai mendapatkan pengarahan dari Kepala Madrasah para siswa-siswi kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengikuti berbagai jenis permainan kelompok. Terik matahari yang menyengat setelah hujan deras sebelumnya tidak menyurutkan semangat untuk mengikuti kegiatan outbond.

Salah satu panitia kegiatan, Harta Dwi Rakhmadi, S.T menambahkan bahwa outbound ini dikemas dalam bentuk permainan. Tapi bukan sekedar permainan, ada pesan yang akan diperoleh dari setiap permainan.  Permainan yang ada mengandung banyak nilai-nilai edukatif. Antara lain, kekompakan, kerjasama, persatuan, persaudaraan, kosentrasi, kerja keras, dan tanggung jawab, serta mengenalkan mereka terhadap kelestarian alam.

“Kalian harus kompak, bertanggung jawab, dan lebih bersemangat,”pintanya, saat mengawali outbound.

Beberapa permainan, sebagaimana yang disampaikan Mas Salim, salah satu instruktur Tim Prambanan Culture diantaranya adalah problem solving persegi, problem solving paku ajaib, balap pesawat karung, estafet tongkat, estafet air (busa mix cup), dancing marbles (kelereng vansa), close eye ball (tutup mata ambil bola), snake ball, lempar dadu, jembatan cinta, fashion style, holahop dan estafet balon tanpa tangan.

“Terimakasih saya ucapkan kepada Keluarga Besar MA Futuhiyyah 2 Mranggen Demak atas kepercayaannya kepada Tim Prambanan Culture. Berharap dengan adanya kegiatan outbound ini sebagai sarana untuk meningkatkan kebersamaan dan kekompakan tim dan seluruh siswa-siswi mampu membangun sinergi untuk menciptakan aksi, fokus  visioner dan realistis,” harapnya.

Kegiatan outbound ditutup dengan pembagian hadiah kepada tim teraktif berhasil menyelesaikan setiap permainan, dan dilanjutkan pengambilan foto bersama.

Salah seorang siswa Aban Hanif Fardiansyah kelas X MIPA4 mengungkapkan rasa senangnya telah mengikuti outbound dan merasakan manfaat dari kegiatan tersebut seperti membangun percaya diri.

”Mengikuti outbound ini sungguh seru dan menyenangkan. Besok bisa semangat belajar lagi,” ujarnya bersemangat.

Setelah outbound, destinasi selanjutnya rombongan siswa-siswi MA Futuhiyyah 2 mengunjungi wisata Heha Sky View yang berada di Gunung Kidul Yogyakarta. (bz)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar