Info Madrasah
Minggu, 14 Agu 2022
  • Selamat di Website MA Futuhiyyah-2 Mranggen

Tim Promkes Puskesmas Mranggen I Gelar Penyuluhan Kesehatan Tentang Penyakit Hepatitis Dan DBD Di MA Futuhiyyah 2 Mranggen

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Mengingat samakin meningkatnya kasus penyakit hepatitis (saluran napas) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Mranggen, sebagai langkah promotif dan preventif, tim Promkes (Promosi Kesehatan) Puskesmas Mranggen I mengadakan penyuluhan kesehatan di MA Futuhiyyah 2 Mranggen, pada Sabtu (21/05/2022).

Kegiatan yang ditempatkan di Mushala MAF2 itu tersebut diikuti ratusan siswa-siswi kelas X dan XI, Koordiantor BP/UKS dan tim Promkes Puskesmas Mranggen I yakni Ibu Syarifah, S.SiT, M. Kes dan Bapak Leo Anton, SST.

Penyuluhan ini digelar dalam rangka meningkatkan pengetahuan peserta didik MA Futuhiyyah 2 Mranggen dalam bidang kesehatan untuk mencegah penyakit hepatitis dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan agar peserta didik dapat menghayati, menyenangi, dan melaksanakan prinsip Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam paparannya, Ibu Syarifah, S.SiT, M. Kes menjelaskan penderita penyakit hepatitis banyak ditemukan tanpa gejala. Biasanya penularannya lewat makanan. Untuk itu sangat penting mengetahui langkah-langkah pencegahan penyakit hepatitis.

“Langkah pencegahannnya dengan cara sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, membawa bekal dan menggunakan alat makan sendiri, makan makanan bergizi, menerapkan pola hidup sehat dan disiplin, menjaga jarak dengan orang sakit, selalu menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kerumunan, bermasker, dan lain-lain,” jelasnya.

Selanjutnya, ia menjelaskan tentang gejala-gjala DBD, yakni demam tinggi terus menerus 2 sampai 7 hari, kepala nyeri, lemah, mual, muntah, nyeri otot, pendarahan spontan (mimisan), ruam bahkan bisa syok dengue (kematian).

“Bedanya dengan penyakit tipes. Demam tinggi dalam penyakit tipes biasanya sering kambuh jika malam hari, sedangkan DBD gejala demam tinggi setiap waktu,” paparnya.

Dia menambahkan, sebagai langkah penanganan DBD seseorang harus minum air yang banyak  terutama air kelapa, hindari minuman berwarna, minum obat penurun panas, makan bergizi. Jika belum sembuh, harus segera memeriksakan diri ke dokter secepatnya.

“Untuk itu, sebagai langkah pencegahan harus sering melakukan pemeriksaan jentik secala berkala di penampungan air sebagai sarang nyamuk,” tambahnya.

Koordinator BP/BK dan UKS, Ibu Sukimi, S.Ag mengucapkan terima kasih kepada tim Promkes Puskesmas Mranggen I yang telah datang ke MA Futuhiyyah 2 Mranggen dalam rangka memberikan pengetahuan kepada para siswa-siswi tentang pentingnya menjaga kesehatan.

“Sosialisasi dan penyuluhan kesehatan ini penting untuk dilakukan agar para remaja khususnya peserta didik MA Futuhiyyah 2 Mranggen memperoleh pengetahuan materi tentang pencegahan bahaya penyakit hepatitis dan DBD,” ujarnya

Dia berharap nanti siswa-siswi yang mengikuti penyuluhan dapat mengininformasikan pengetahuan yang didapat kepada keluarga dan lingkungan masing-masing.

Sementara, Umi Hanik, S.Pd salah satu guru yang hadir dalam penyuluhan tersebut mengatakan bahwa kesehatan remaja merupakan hal penting yang perlu dijaga dan dirawat dengan baik.

“Kesehatan merupakan nikmat terbesar yang Allah SWT berikan kepada manusia, hanya saja sering kita melupakan nikmat sehat. Melalui penyuluhan kesehatan dari Tim Promkes Puskesmas Mranggen I ini harapannya anak-anak bisa terhindar dari bahaya penyakit-penyakit tersebut karena mencegah lebih baik dari mengobati,” pungkasnya. (bz)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar